Usia 3-4 tahun, tahap pra-membaca
Si kecil belum mengenal huruf, dan itu wajar. Di tahap ini anak berkenalan dengan bunyi lewat permainan, lagu, dan kartu, supaya telinganya terbiasa mendengar bunyi bahasa sebelum mulai belajar membaca sungguhan.
Anak Anda mengenal bunyi huruf, merangkainya menjadi kata, lalu memahami isi bacaan lewat 7 tingkat yang jelas. Guru terverifikasi membimbing satu per satu, di rumah Anda atau online.
Les membaca di Solo dari Lilo adalah program belajar membaca untuk anak usia 3-10 tahun yang mengajarkan bunyi huruf lebih dulu, lalu merangkainya menjadi suku kata, kata, dan kalimat sampai anak memahami isi bacaan. Anak naik melalui 7 tingkat yang jelas, dari kenal huruf sampai wisuda membaca, dengan guru yang datang ke rumah, kelas kelompok kecil, atau sesi online.
Setiap anak berangkat dari titik yang berbeda. Program ini menerima anak usia 3 sampai 10 tahun dan menempatkannya sesuai kemampuan, sehingga belajarnya terasa pas, tidak terlalu mudah dan tidak terlalu berat.
Si kecil belum mengenal huruf, dan itu wajar. Di tahap ini anak berkenalan dengan bunyi lewat permainan, lagu, dan kartu, supaya telinganya terbiasa mendengar bunyi bahasa sebelum mulai belajar membaca sungguhan.
Anak TK yang bersiap masuk SD belajar bunyi huruf, merangkai suku kata, dan membaca kata sederhana, sehingga hari pertama sekolah nanti terasa lebih ringan dan menyenangkan untuknya.
Anak yang sudah bisa membaca dilatih supaya makin lancar: kalimat lebih panjang, tanda baca, intonasi, sampai memahami isi cerita dan mampu menceritakannya kembali dengan kata-katanya sendiri.
Ada anak yang tertinggal dari teman sekelasnya, dan ia butuh ruang aman untuk mengejar. Lewat bimbingan satu per satu, anak mengulang dari tahap yang belum dikuasai tanpa merasa malu.
Kami mengikuti urutan yang masuk akal bagi anak: kenal bunyi dulu, rangkai jadi kata, lalu pahami maknanya. Setiap sesi porsinya kecil supaya anak selalu pulang dengan rasa berhasil.
Sebelum sesi rutin dimulai, guru memeriksa kemampuan anak lebih dulu. Hasilnya menentukan tingkat awal anak, sehingga ia belajar hal yang memang sedang ia butuhkan.
Anak belajar bunyi huruf seperti /m/ dan /a/, lalu langsung merangkainya menjadi suku kata. Tanpa hafalan a-be-ce, anak cepat menangkap logika bahwa huruf mewakili bunyi.
Setiap sesi berisi latihan porsi kecil yang terstruktur, mirip latihan teratur seperti Kumon namun dibalut permainan. Anak naik tingkat hanya setelah tahapnya benar-benar dikuasai.
Di tingkat atas, anak berlatih dengan metode SAS, membaca kalimat utuh lalu menggali isinya: menjawab pertanyaan, menemukan ide pokok, dan menceritakan ulang dengan percaya diri.
Kurikulum berjenjang. Anak naik tingkat hanya setelah satu tahap dikuasai, sehingga fondasinya kokoh.
Guru kami melewati seleksi dan pelatihan metode Lilo, lalu mengajar di Solo maupun lewat kelas online.
Dengan lembut mengajak anak membaca suku kata demi suku kata sampai kalimat utuh lewat langkah kecil yang menyenangkan.
Telaten membimbing anak mengenal bunyi huruf lalu merangkainya jadi bacaan dengan latihan rutin yang ramah.
Tekun melatih anak berhitung memakai jari secara runut untuk mengasah fokus lewat langkah kecil yang menyenangkan.
Penuh kesabaran membimbing anak mengenal bunyi huruf lalu merangkainya jadi bacaan dalam suasana belajar yang hangat.
Tekun membimbing anak mengenal bunyi huruf lalu merangkainya jadi bacaan dalam suasana belajar yang hangat.
Setia membimbing anak mengenal bunyi huruf lalu merangkainya jadi bacaan dalam suasana belajar yang hangat.
Anak berkenalan dengan bunyi vokal dan konsonan lewat kartu bunyi dan telusur huruf, sehingga ia mengenali huruf dari suaranya, bekal utama sebelum merangkai kata.
Bunyi yang sudah dikenal dirangkai menjadi suku kata terbuka lalu kata utuh 2-3 suku. Ada latihan baca cepat berwaktu supaya rangkaian itu makin lancar.
Anak menaklukkan bagian yang paling sering membuat macet: suku tertutup, gabungan huruf seperti ng dan ny, gugus konsonan, dan bunyi ganda seperti ai dan au.
Anak berlatih membaca kalimat 4-10 kata dengan tanda baca dan intonasi yang tepat, termasuk membaca berirama, supaya bacaannya enak didengar dan mudah dipahami.
Lewat cerita mini, anak belajar menjawab pertanyaan 5W, menemukan ide pokok, dan menceritakan ulang isi bacaan. Di sinilah membaca berubah menjadi memahami.
Program membaca Lilo dibangun di atas kurikulum milik sendiri yang berjenjang. Empat keahlian ini yang paling terasa bedanya bagi anak dan orang tua.
Anak belajar suara huruf, misalnya /m/ dan /a/, sebelum nama hurufnya. Dengan begitu ia paham bahwa tulisan adalah bunyi yang digambar, dan membaca menjadi kegiatan yang masuk akal.
Tanpa jembatan a-be-ce, bunyi langsung dirangkai menjadi suku kata seperti ma dan bu. Anak melompati kebiasaan mengeja yang sering membuat bacaan tersendat di tengah kata.
Anak menerima bacaan berjenjang yang hanya berisi pola yang sudah ia pelajari. Setiap halaman bisa ia selesaikan sendiri, dan rasa mampu itulah yang membuatnya minta membaca lagi.
Tingkat 4 adalah tahap tersulit dalam kurikulum kami. Latihan ng, ny, kh, sy, gugus seperti tr dan kr, serta bunyi ai dan au diberi porsi pengulangan dan pendampingan lebih banyak.
Anak mulai dari tingkat hasil asesmen awalnya dan naik satu anak tangga setiap tahap benar-benar dikuasai.
Niat orang tua selalu baik, namun beberapa kebiasaan turun-temurun justru memperlambat anak. Kabar baiknya, semuanya bisa diperbaiki cukup dengan mengubah cara belajarnya.
Kenapa terjadiNama huruf berbeda dengan bunyinya. Anak yang hafal be harus membuang bunyi e dulu sebelum membaca ba, dan langkah ekstra itu membuatnya macet saat merangkai kata.
Cara Lilo mengatasinyaKenalkan bunyi hurufnya, /b/ pendek saja, lalu langsung rangkai dengan vokal menjadi suku kata. Di Lilo, jalur ini dilatih sejak sesi pertama.
Kenapa terjadiAnak bisa menunjuk huruf m saat ditanya, namun tidak tahu suaranya. Pengetahuan bentuk saja belum bisa dipakai untuk membaca kata baru.
Cara Lilo mengatasinyaLatih pasangan bentuk dan bunyi bersamaan lewat kartu bunyi dan permainan telusur huruf, sampai anak menyuarakan huruf secara refleks.
Kenapa terjadiBuku dengan pola yang belum dipelajari memaksa anak menebak-nebak. Sering gagal membuat anak menyimpulkan bahwa membaca itu susah dan bukan untuknya.
Cara Lilo mengatasinyaBeri bacaan berjenjang yang hanya berisi pola yang sudah dikuasai. Anak menyelesaikannya sendiri, dan rasa berhasil itu menjadi bahan bakar untuk tahap berikutnya.
Kenapa terjadiDrill yang itu-itu saja membuat anak menutup diri sebelum kemampuannya sempat tumbuh. Bagi anak usia dini, bosan terasa sama beratnya dengan sulit.
Cara Lilo mengatasinyaSelingi latihan dengan lagu, kartu, dan permainan pendek. Porsi kecil yang rutin dan menyenangkan mengalahkan sesi panjang yang melelahkan.
Kenapa terjadiGabungan huruf seperti ng, ny, dan gugus tr adalah titik macet paling umum. Dibiarkan tanpa latihan khusus, anak terlihat lancar lalu tersandung terus di kata yang sama.
Cara Lilo mengatasinyaBeri tahap ini porsi latihan tersendiri. Dalam kurikulum Lilo, gabungan huruf menempati satu tingkat penuh dengan penjagaan ekstra dari guru.
Ini contoh lembar latihan asli dari kurikulum Lilo, dicetak dalam format A5 dengan porsi latihan yang tebal. Empat contoh di bawah mewakili perjalanan anak, dari kartu bunyi huruf di tingkat awal sampai wacana dengan pertanyaan 5W.

Lembar Tingkat 1 dari modul 11 ini berisi kata dua suku bertema. Anak menunjuk tiap suku, membacanya, lalu menyambungnya jadi kata utuh, misalnya sa-pi menjadi sapi. Ada ronde baca cepat sebagai penutup seru.

Kebun Nenek
Pagi itu Tono pergi ke kebun bersama Nenek. Nenek menanam bayam dan tomat. Tono menyiram tanaman dengan air. Mereka berkebun setiap hari Minggu. Tono senang karena kebun Nenek subur.
Cuplikan halaman asli: satu dari 18 cerita mini berikut pertanyaan dan arti kata. Anak membaca wacana lalu menjawab pertanyaan 5W, melatih pemahaman sampai bisa menceritakan ulang.

Kisi kata pendek di Tingkat 3 ini dibaca berulang sambil diberi waktu. Ada kata dengan konsonan di akhir seperti tas, jadi anak berlatih teliti pada huruf terakhir sekaligus makin lancar membaca setiap barisnya.
Semua lembar berasal dari kurikulum berjenjang milik Lilo sendiri, 122 modul dengan latihan berporsi tebal yang tumbuh bersama kemampuan anak.
60/90/120 menit
Hubungi kami
pilih 60, 90, atau 120 menit
Hubungi kami
60, 90, atau 120 menit per sesi
Hubungi kami
Solo, yang juga dikenal sebagai Surakarta, adalah kota di Provinsi Jawa Tengah yang termasyhur sebagai kota dua keraton, yaitu Keraton Kasunanan dan Keraton Mangkunegaran. Kota ini dihormati karena tata krama yang halus, tradisi membatik yang mendunia, dan unggah-ungguh yang dijaga dari generasi ke generasi. Penghargaan pada proses serta sikap telaten dan sabar menjadi kebanggaan yang dikenal luas dari kota ini. Nilai tersebut sejalan dengan cara anak belajar, selangkah demi selangkah dengan tekun. Lilo hadir untuk seluruh keluarga di Solo, dari Laweyan hingga Pasar Kliwon, dengan pilihan belajar tatap muka di rumah maupun kelas online. Setiap anak mendapat pendampingan yang hangat dan terarah.
Anak belajar di tempat yang paling nyaman baginya, yaitu rumah sendiri. Guru hadir sesuai jadwal yang Anda pilih, membawa materi terstruktur, dan mendampingi anak selangkah demi selangkah di wilayah layanan Solo.
Materi disusun berjenjang dari tahap paling dasar. Anak naik ke tingkat berikutnya setelah benar-benar paham. Setiap kemajuan kecil dirayakan sehingga rasa percaya diri anak tumbuh bersama kemampuannya.
Sesi belajar dirancang singkat, terarah, dan penuh apresiasi. Anak berlatih dengan lembar kerja yang menarik, lalu Anda menerima laporan perkembangan secara rutin agar kemajuan belajar terlihat jelas.
Setiap cara belajar punya tempatnya. Tabel ini membantu Anda menimbang mana yang paling cocok untuk kebutuhan anak saat ini.
7 tingkat berjenjang, naik setelah tahap dikuasai
Satu guru mendampingi satu anak penuh selama sesi
Guru melihat langsung letak macetnya dan mengulang bagian itu
Ada asesmen awal, anak mulai dari tingkat yang pas
Di rumah Anda, kelompok kecil, atau online
Biaya mengikuti pilihan cara belajar dan paket sesi; rinciannya kami jelaskan terbuka saat konsultasi gratis.
Atau bayar per sesi: Rp 63.365 online, Rp 76.865 privat tutor ke rumah.
Materi membaca Lilo adalah bagian dari 122 modul berjenjang yang kami susun sendiri, sehingga setiap lembar latihan nyambung dengan tahap sebelum dan sesudahnya.
Kami memakai urutan cara Singapore Math: anak menyentuh benda nyata, melihat gambar, baru bertemu lambang huruf. Anak paham, tidak sekadar menirukan suara.
Guru yang sudah melewati pemeriksaan kami datang ke rumah Anda di Solo, termasuk wilayah Laweyan, Banjarsari, Jebres, dan sekitarnya, dengan jadwal yang disepakati bersama.
Anak membaca buku berjenjang yang hanya memuat pola yang sudah ia kuasai. Berhasil menyelesaikan bacaan sendiri membuat anak percaya bahwa membaca itu bisa dan menyenangkan.
Untuk keluarga yang membutuhkan, sesi bisa berjalan dengan pengantar bahasa Indonesia atau Inggris, mengikuti kebiasaan berbahasa di rumah Anda.
Sharon senengnya minta dibacakan halaman pertama, terus halaman berikutnya dia baca sendiri. Lucu banget lihat dia sepercaya diri itu sekarang.
Sejak les membaca di Lilo, anak saya jadi lebih paham isi buku yang dibacanya. Kemampuan membacanya meningkat, saya senang sekali.
Terbuka untuk keluarga di seluruh Indonesia.
Belajar dari rumah lewat sesi tatap layar yang hidup dan terjadwal.
Di kota-kota ini, guru Lilo mengajar langsung di rumah Anda. Kunjungan rumah menjangkau Banjarsari, Jebres, dan sekitarnya.
Program berikut juga diajarkan ke rumah di sekitar Sriwedari dan Manahan, serta online.

Ceritakan kondisi anak Anda lewat konsultasi gratis di WhatsApp. Tim kami membantu menentukan tingkat awal dan cara belajar yang paling pas, di rumah Anda di Solo atau online.
Konsultasi gratis, tanpa komitmen
Jelajahi lebih jauh, dari Manahan sampai Banjarsari dan online.